August 08, 2012
PUTI CHITARA : WUJUD NYATA MUSIKALITAS TANPA BATAS
Musikalitas yang tertanam pada diri Puti Chitara memang sungguh luar biasa. Puti, begitu ia kerap disapa, memang dibesarkan dalam lingkungan musik yang begitu kental. Ibunya yang juga seorang musisi era 70-an telah memperkenalkan Puti pada dunia musik setidaknya sejak Puti berusia 6 tahun, di mana saat itu ia mulai belajar musik piano klasik. Menginjak bangku SMP, Puti mulai menulis lagu sendiri dan aktif mengikuti berbagai audisi pentas seni ketika duduk di bangku SMA.
Bakat Puti yang begitu besar dalam bermusik mengantarkannya mendapatkan beasiswa bidang sosial budaya ke Jepang. Ketika berada di negeri sakura tersebut, Puti bergabung dengan sebuah klub musik dan berkesempatan mengikuti konser tahunan klub tersebut. Saat kebanyakan anggotanya hanya tampil memainkan musik klasik, Puti pun tampil beda dengan menambahkan nyanyian dalam permainan piano yang dibawakannya. Puti mendapatkan apresiasi yang sangat besar atas gebrakannya tersebut karena memang hal tersebut belum pernah dilakukan sebelumnya oleh penampil konser yang lain. Hal tersebut pada akhirnya menjadi titik tolak perjalanan karir bermusik Puti, di mana sejak saat itu ia memutuskan untuk lebih fokus pada hobi lamanya yang terpendam, yaitu menulis dan memainkan karyanya di hadapan banyak orang.
Mendengarkan musik Puti Chitara, khususnya lagu “Sarsaparilla Dream” dan “Universe” memang membuat rasa hati menjadi ‘biru’. Sarsaparilla Dream menjadi single pertama Puti yang masuk ke dalam playlist IndieXYZ. Lagu ini seperti terasa pas didengarkan di pinggir jendela rumah sewaktu hujan, di mana aliran air di jendela menjadi simbol air mata dari kesedihan yang begitu terasa di lagu ini, baik secara lirik dan musiknya. Akord major seventh sebagai tonika lagu ini justru membuat lagu ini terasa “minor”. Sementara di tengah-tengah lagu terdapat bagian melodi strings yang membuat lagu ini terasa lebih murung namun tetap digarap secara indah oleh Puti.
Single kedua Puti berjudul “Universe” adalah sebuah lagu indah yang menggambarkan ‘kegalauan’ seseorang dalam salah satu fase hidupnya. Lagu ini akan sangat sempurna didengar sewaktu kita berbaring di sebuah hamparan bukit rumput sambil memandang “universe” (seperti judul lagu ini) dan melihat galaksi milky way serta bintang-bintang di langit. Sound gitar clean yang tebal dan jazzy menjadi instrument utama pengiring vocal Puti di lagu keduanya ini. Kekuatan utama karya ini adalah kemampuan Puti dalam mengolah melodi vokalnya yang ‘naik-turun’ mulai dari register not paling rendah sampai nada-nada tinggi dengan gaya falsetto yang khas, sehingga membuat lagu ini terasa sangat melodius bagi para penikmatnya. Lagu-lagu Puti juga banyak menggunakkan efek reverb atau echo pada vokal yang menciptakan suasana dan sensasi “melayang dalam mimpi” sendiri pada musik Puti Chitara. Tunggu karya-karya indah berikutnya dari Puti Chitara hanya di indiexyz.com ya! (YYS/EY)









