July 30, 2012
ACOUSTIVITY : Sebuah Wadah Ekspresi Baru Bagi Musisi Indie Tanah Air
Suasana di TOKOVE terlihat berbeda pada hari Sabtu (28/07) yang lalu. Pada hari itu, cafe yang terletak di bilangan Kemang, Jakarta Selatan tersebut ternyata tengah menjadi tempat penyelenggaraan perdana sebuah acara musik bertajuk “ACOUSTIVITY, An Evening of Folk and Pop Music”. Acara ACOUSTIVITY yang digagas oleh dua musisi cantik, Puti Chitara dan Asteriska, merupakan wadah baru bagi para musisi indie untuk dapat menunjukkan karya-karya terbaik mereka dalam konsep acoustic performance. Pada kesempatan perdana tersebut, ACOUSTIVITY menampilkan featured musicians yang berasal dari aliran musik Folk dan Pop, seperti Aryo Witjaksono, Asteriska, Sapphira Singgih, dan Puti Chitara.
Aryo Witjaksono menjadi penampil pertama dan menjadi satu-satunya artis yang tampil solo malam itu dengan ditemani gitar akustik Taylor miliknya. Aryo menyanyikan lima lagu ciptaannya sendiri, di mana salah satunya adalah “Lonely Room”, single andalan miliknya yang sudah didengarkan lebih dari 1000 kali oleh para penikmat musik indie melalui website indiexyz.com.
Asteriska, seorang songwriter dan penyanyi imut yang sudah malang melintang bernyanyi di café dan resto di Jakarta, menjadi penampil kedua pada malam itu. Ia membawakan karya-karya terbaiknya yang bernuansa American Folk & Country, serta satu lagu cover Mushaboom dari Feist. Dalam penampilannya malam itu, Asteriska ditemani oleh seorang pemain gitar dan perkusi, serta pemain Glockenspiel yang tak lain adalah sahabatnya sesama musisi indie, Puti Chitara.
Tampil setelah Asteriska adalah seorang penyanyi perempuan bernama Sapphira Singgih yang menyanyikan lagu-lagu cover, salah satunya adalah lagu berjudul “Hallelujah” dari Leonard Cohen yang dipopulerkan oleh Jeff Buckley. Karakter dan style vocal Soul Sapphira yang begitu kental pun membawa warna baru yang unik di antara penyanyi-penyanyi lain yang tampil tadi malam.
Acara perdana ACOUSTIVITY ditutup oleh penampilan apik dari Puti Chitara. Puti memainkan single-single terbaiknya, sebut saja Sarsaparilla Dream dan Universe, yang beberapa kali berhasil menembus chart Magnificent 7 di website indiexyz.com. Musik Puti yang mengayun-ayun terdengar indah dan berhasil menghipnotis seluruh pengunjung yang datang malam itu. Puti Chitara memasukkan adlib dan ornamen blues pada aransemen gitar di beberapa lagunya, serta menyuguhkan permainan piano dan pianika untuk melengkapi penampilannya malam itu.
Kesuksesan acara perdana ACOUSTIVITY Sabtu malam yang lalu diharapkan tak berhenti sampai di situ saja. Para penggagas ACOUSTIVITY pun berharap agar acara ini dapat menjadi sebuah acara rutin yang ditunggu-tunggu oleh penikmat musik indie. Kerjasama dan dukungan antar pelaku musik indie memang menjadi senjata andalan scene indie untuk bisa mencapai cita-cita para musisi indie dan dapat terus eksis di tengah gempuran industri musik komersial saat ini. Anyway, congratulations and best wishes for ACOUSTIVITY! (YYS/EY)

.jpg)







